12 Langkah Mudah Menjadi Penulis Bagi Pemula

ASALPOSTING.COM – Penulis menjadi salah satu profesi yang banyak didambakan sejak dulu. Kini seiring perkembangan zaman, titel penulis tak hanya disematkan pada mereka yang menulis buku atau novel saja, namun juga penulis lepas (freelance) online, penulis naskah untuk media ataupun film.

Jika kamu ingin jadi penulis tapi tidak tahu apa yang harus kamu lakukan, inilah langkah awal yang bisa kamu coba.

Namun ingatlah bahwa segala sesuatu untuk berhasil dan menjadi penulis besar membutuhkan proses yang tidak mudah. Harus ada harga yang dibayar di dunia ini, termasuk untuk menjadi penulis.Beberapa hal yang dibutuhkan penulis agar berhasil,yaitu: konsisten, niat, strategi dan tips.

Inilah 12 Langkah Mudah Menjadi Penulis Bagi Pemula:

1. Banyak Berlatih
2. Banyak Membaca
3. Tentukan Tujuan Menulis
4. Ketahui Struktur Tulisan Yang baik
5. Tentukan Waktu Menulis
6. Belajar Dari pengalaman
7. Catat Ide Yang Dimiliki
8. Buat Deadline
9. Buat Ringkasan Tulisan
10. Jangan Menyerah
11. Review
12. Minta Teman Membaca Tulisanmu

 

1. Banyak Berlatih

Kalau kalian bingung mau mulai menulis dari mana, coba untuk free writing dulu. Menulislah apa pun dalam waktu 2 menit. Jangan terjeda atau terganggu oleh apa pun.

Bisa jadi, setelah pemanasan menulis bebas 2 menit itu, kamu justru akan terbawa dan akhirnya bisa menulis sepenggal cerita. Setelah ‘panas’, kamu bisa melanjutkannya dengan lebih mudah.

Mulailah menulis dari sekarang dan konsisten untuk melakukannya setiap hari. Tidak perlu memikirkan apakah tulisan kamu bagus atau tidak, karena untuk bisa menjadi bagus kamu memerlukan proses.

Cukup tulis apa yang ingin kamu tulis, bagaimana cara kita bisa mengkomunikasikan gagasan melalui tulisan tersebut dan terus berlatih. Kamu bisa mencoba menulis di diary, blog, atau jika sudah cukup percaya diri coba kirimkan ke media massa.

2. Banyak Membaca

Menulis tidak akan lengkap dengan membaca, sebab rajin membaca adalah modal dan faktor penting untuk jadi seorang penulis yang handal.

Dengan membaca, wawasan dan pengetahuan kita akan dunia tulis-menulis akan terus bertambah, dan kamu akan semakin mudah untuk menyampaikan pikiran.

Membaca akan menambah dan membukakan pikiran kita terhadap ide-ide baru.

Sehari setidaknya ambil waktu untuk membaca buku, menonton berita di TV atau info di internet. Ini akan membuat kosakata kamu lebih banyak dan membuat kamu tahu tentang informasi yang sedang ngetrend saat ini. Ingat kamu menulis tujuannya juga untuk dibaca orang lain, maka pastikan kalau apa yang kamu tulis itu menarik.

3. Tentukan Tujuan Menulis

Kamu harus membiarkan kebebasan untuk bereksperimen dalam menulis, artinya kamu tidak harus terfokus pada satu genre cerita saja. Ini adalah salah satu cara untuk mengenali potensi kamu dalam menulis, apakah kamu lebih cocok menulis genre yang satu atau yang lainnya.

 

Baca Juga: “Tutorial Cara Custom Link Agar Terlihat Menarik Dan Mudah Dibagikan”

 

Pikirkan juga bacaan apa yang paling menarik kamu baca selama ini. Selama belum menentukan maka kamu akan kebingungan dengan apa yang seharusnya kamu tulis.

Coba cari tahu berbagai genre atau topik buku-buku populer, yang banyak diminati. Kamu bisa mencarinya dengan ubek-ubek kategori-kategori buku yang dijual di toko buku online mana saja. Catatlah hasil penemuanmu.

Adalah penting untuk menyesuaikan jenis tulisan yang hendak kamu tulis dengan selera pasar, karena kamu pastinya pengin supaya bukumu dibeli orang kan?

4. Ketahui Struktur Tulisan Yang baik

Ketahui bahwa membaca di atas kertas berbeda dengan saat membaca di layar. Membaca di layar bisa membuat mata kita cepat lelah, oleh karena itu kebanyakan artikel yang ada di media online tidak dibuat terlalu panjang. Ini pentingnya mengenali struktur tulisan yang baik.

5. Tentukan Waktu Menulis

Ambillah 1 sampai 2 jam dalam sehari di sela-sela kegiatanmu. Lebih baik menulis sedikit daripada tidak sama sekali. Ini akan membuat kamu juga lebih terbiasa menjadi penulis.

6. Belajar Dari pengalaman

Pengalaman adalah guru terbaik, dan cerita yang bagus berasal dari pengalaman penulis. Contohnya, beberapa waktu lalu banyak orang yang menuangkan pengalamannya menjalani diet tertentu, dan membagikannya dalam bentuk buku untuk menjadi pedoman orang lain yang ingin mencobanya. Atau, orang yang mengalami perjalanan cinta yang pahit, mendorongnya untuk menulis sebuah buku berisi kisah cinta yang berdasarkan pengalamannya. Selain pengalaman seperti itu, pengalaman kesalahan dalam menulis juga bisa menjadi sarana untuk belajar mengoreksi diri dan hindari melakukan hal yang sama.

7. Catat Ide Yang Dimiliki

Ide bisa datang kapan saja dan di mana saja.Jika kamu mendadak menangkap ide cepat-cepatlah menulis semua ide itu di sebuah buku, kertas atau catatan di HP.

Tulis ide tersebut sebelum lenyap, nantinya kamu akan bisa melihat kembali apa yang sudah kamu tulis dan kemajuan apa yang sudah kamu dapatkan

8. Buat Deadline

Kalau kamu tidak bisa membuat deadline per bab, kamu bisa juga membuat deadline untuk sekali menulis atau setiap harinya. Misalnya, dalam satu kali duduk, harus bisa menulis 1000 kata. Atau dalam sehari, dalam satu jam akan fokus menulis, melanjutkan bukumu.

9. Buat Ringkasan Tulisan

Membuat ringkasan sebenarnya mudah, tapi tidak boleh diremehkan juga. Karena meski begitu, ringkasan memiliki kaidah – kaidah pembuatan yang harus dipatuhi. Sehingga dapat membedakan dengan bentuk teks lainnya.

Ringkasan sendiri merupakan bentuk singkat dari naskah asli suatu bacaan. Meski begitu, ringkasan tetap mempertahankan urutan dari isi dan sudut pandang pengarang asli.

Tujuannya, supaya pembaca dapat mengerti tanpa harus membaca keseluruhan isi bacaan, selain itu juga untuk memudahkan pembaca untuk mengingat isi dari suatu bacaan. Karena pada hakikatnya, ringkasan hanya berisi inti dan poin penting dari bacaan.

10. Jangan Menyerah

Intinya jangan mudah menyerah, selalu perbaiki tulisanmu hari demi hari.

Jika karyamu ternyata belum berhasil dimuat. Coba tulis lainnya dan kirim lagi.

Tidak ada aturan yang pasti dalam menulis, hanya jika ingin tulisan kita dibaca oleh banyak orang maka sebaiknya kita mempelajari tata bahasa yang mudah dimengerti.

11. Review

Jangan ragu untuk membaca ulang tulisan. Setiap selesai satu bagian atau satu bab, bacalah kembali.

12. Minta Teman Membaca Tulisanmu

Cara paling mudah untuk mengetahui apakah tulisanmu sudah enak untuk dibaca adalah dengan meminta temanmu membaca hasil karya mu. Mintalah juga saran dan pendapat darinya, tapi jangan sebal ya jika temanmu berkomentar miring.

Jadikan itu sebagai pendongkrak semangatmu untuk menulis yang lebih baik lagi.Pilihlah teman yang kamu percaya untuk membaca draf naskah buku mu. Mintalah masukan tentang kelebihan dan kekurangannya.

Jangan takut akan kritik ya. Jadikanlah kritik ini sebagai sarana untuk menjadi penulis buku yang baik. Pilahlah, mana yang memang baik untuk didengarkan dan dipertimbangkan, dan mana yang sekadar bisa kamu tampung. Revisi lah ketika kamu anggap perlu.

 

12 Langkah Mudah Menjadi Penulis bagi Pemula ini adalah saran buat kamu yang mau memulai menulis.

Menjadi penulis bukan hanya menghasilkan karya buku saja. Cakupannya sangat luas, seperti: Penulis Novel, Penulis Skenario Film, Penulis Puisi (Penyair) dan masih banyak lagi lainnya.

 

“Disarikan dari berbagai sumber”

 

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *